Soal Rencana Embarkasi Yogyakarta, Ini Penjelasan Menag
Kategori Berita | Diposting pada : 08 November 2018 | 10:01 WIB
oleh pkl2

 


  


 Yogyakarta (Inmas DIY) -- Kementerian Agama tengah merencanakan pembangunan embarkasi haji di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin berharap, semua syarat-syarat yang dibutuhkan dapat cepat dipenuhi DIY agar pembangunan cepat terlaksana.


Kemenag, lanjut Lukman, akan terus memberikan dukungan dan dorongan pembangunan embarkasi haji kepada kanwil-kanwil Kemenag yang ada. Termasuk, Kanwil Kemenag DIY yang memiliki cukup banyak jamaah haji.


Bagi Kemenag, katanya, secara prinsip semakin banyak embarkasi haji atau bandara berskala internasional yang bisa langsung membawa jamaah haji ke Tanah Suci akan lebih baik.


"Semakin memudahkan kami dan memudahkan jamaah haji itu sendiri," kata Lukman saat ditemui usai mengisi Sarasehan dan FGD Ketahanan Keluarga di Yogyakarta, Rabu (7/11).


Namun, ia mengingatkan, untuk membangun satu embarkasi haji DIY tentu perlu memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan. Karenanya, Lukman berharap, DIY sesegera mungkin memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut.


Selama ini, walau memiliki Asrama Haji di Ring Road Utara, DIY belum memiliki embarkasi haji. Untuk keberangkatan haji, setiap tahun kloter-kloter DIY masih harus melalui embarkasi Solo.


Untuk itu, rencana pembangunan embarkasi haji di DIY tentu menjadi angin yang cukup segar bagi calon-calon jamaah haji. Sebab, jika sudah terlaksana, mereka bisa langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa harus ke embarkasi Solo. (sumber: republika.co.id/afn)


<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536859905 -1073732485 9 0 511 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:8.0pt; margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:8.0pt; line-height:107%;} @page WordSection1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.WordSection1 {page:WordSection1;} -->

Bagikan Artikel