Rois Perempuan Girimulyo Jadi Pionir di Kulon Progo
Kategori Berita | Diposting pada : 06 Desember 2018 | 09:29 WIB
oleh prihono


Kulon Progo (KUA Girimulyo) - Pemerintah  Kabupaten Kulon Progo memberikan apresiasi kepada semua kegiatan Rois yang dilaksanakan di Kecamatan Girimulyo. Karena di kecamatan ini kegiatan rois tidak hanya dilakukan oleh kaum laki-laki saja, namun juga oleh kaum perempuan. Kabag Kesra  Pemkab Kulon Progo, Jazil Ambar Was’an menyampaikan hal itu saat menghadiri koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Girimulyo, Rabu (5/12) pagi.


“Rois perempuan di Girimulyo ini merupakan pionir di Kabupaten Kulon Progo,” tutur Ambar


Sedangkan Camat Girimulyo, Purwono mengungkapkan bahwa dalam rangka mewujudkan ketahanan keluarga serta menggiatkan pembinaan keagamaan di Kecamatan Girimulyo berharap Rois di Girimulyo bisa lebih diperhatikan oleh Pemerintah Desa, karena keberadaan Rois sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan juga Rois menjadi ujung tombak kegiatan dimasyarakat.


Pernyataan Purwono tersebut dikuatkan oleh Misbachun Eko Raharjo dari  Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kulon Progo. Misbachun menyampaikan bahwa Pemerintah Desa dalam mengapresiasi adanya Rois perempuan di Kecamatan Girimulyo sudah ada regulasi yang mengatur yakni adanya Peraturan Bupati Kulon Progo nomor 59 Tahun 2017. “Dalam mengapresiasi Rois Perempuan itu ya tergantung sama Kepala Desanya juga Badan Perwakilan Desa (BPD), toh regulasinya sudah ada dan tidak menyalahi aturan,” ungkapnya.


Sementara itu Kepala KUA Girimulyo, Muhammad Labib dalam kata sambutannya menyampaikan pentingnya kesamaan gerak dan langkah oleh semua pihak agar dinamika bermasyarakat kususnya di kecamatan Girimulyo bisa berjalan dengan baik dan tidak menyimpang dari syariat. Adanya kasus pidana yang mengakibatkan korban meninggal dunia juga harus segera mendapatkan pelayanan yang tepat dan optimal.


“Adanya kasus orang meninggal karena dengan tidak wajar seperti waktu yang lalu di Kecamatan Girimulyo tidak boleh ada kesan terlantar dalam penangannya,” tutur Labib.


Di sisi lain Kapolsek Girimulyo, Surahman, menanggapi tentang orang meninggal yang tidak wajar. “Rois ngrukti jenazahnya setelah ada serah terima dari kepolisian agar tidak menghilangkan barang bukti,” katanya.


Sedang Kepala Puskesmas Girimulyo 1 dalam paparannya menyampaikan akan melakukan Visum terlebih dahulu pada jenazah yang meninggal tidak wajar jika diminta oleh Kepolisian. 


Hadir dalam kesempatan itu Kabag Kesra Pemkab Kulon Progo, Camat Girimulyo, Kapolsek, Kepala Puskesmas, Kepala KUA, Kaur Kesra, Dukuh, dan Rois se Girimulyo. (bhn/abi)

Bagikan Artikel