Review Kurikulum MAN 4 Bantul untuk Songsong Tapel Baru
Kategori Berita | Diposting pada : 13 Juli 2018 | 08:17 WIB
oleh man4bantul

Bantul (MAN 4 Bantul) - Kurikulum Terpadu Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006 adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh, dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. Di tahun 2018 Pelaksanaan K-13 berfokus pada mewujudkan kompetensi yang selaras dengan tujuan pendidikan nasional. Amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional menyatakan bahwa setiap satuan pendidikan wajib menyusun dokumen KTSP sebagai acuan untuk mewujudkan target kompetensi siswa yang menjadi targetnya. Dokumen KTSP diharapkan  dapat berfungsi sebagai acuan yang mengarahkan seluruh pemangku kewenangan dalam melaksanakan kurikulum 2013.


MAN 4 Bantul pada hari ini, Kamis (12/7) melakukan  review KTSP, yang dipimpin oleh Wakabid Kurikulum Dra. Ninik Indriyanti. Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Madrasah Mohamad Yusuf, S.Ag. Dalam pengarahannya sebagai Kepala Madrasah Yusuf mengingatkan kepada seluruh guru dan juga pegawai MAN 4 Bantul untuk merubah pola berfikir dengan yang lebih baik lagi demi kemajuan MAN 4 Bantul. Adapun poin-poin yang harus dilaksanakan oleh guru dan pegawai MAN 4 Bantul, seperti kelengkapan administrasi, kekompakan dalam bekerja, memberi  kenyamanan sebagai pendidik maupun tenaga kependidikan dan yang utama menjaga kebersihan lingkungan madrasah.


Selanjutnya acara inti dari review KTSP di awali dengan pemaparan hasil dari pengembangan kurikulum MAN 4 Bantul yang telah disusun oleh tim pengembang kurikulum. Usulan dan masukan dari guru serta pegawai MAN 4 Bantul disampaikan setelah pemaparan. "Masukkan dari bapak/ibu guru serta pegawai sangat penting demi penyempurnaan kurikulum, sehingga diharapkan kurikulum yang akan menjadi acuan dalam tahun pelajaran 2018/2019 semakin sempurna," pungkas Ninik. (oji/ica)

Bagikan Artikel