Puskesmas 1 Kokap Adakan Screening di MI Ma’arif Sangon
Kategori Berita | Diposting pada : 14 September 2018 | 10:06 WIB
oleh prihono

 


Kulon Progo (MI Ma’arif Sangon) - Screening merupakan proses mengidentifikasi penyakit yang belum diketahui atau terdeteksi dengan menggunakan berbagai tes/uji yang dapat diterapkan secara tepat. Petugas Puskesmas 1 Kokap Bekti Astuti, Diana Aprinsia dan Drg. Mulyaningsih sambangi MI Ma’arif Sangon guna screening untuk kelas 1, Rabu (12/9) siang.


 


Screening yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun sekali untuk kelas 1 disemua SD/MI se-Kecamatan Kokap. Tidak hanya di SD/MI tetapi juga dijenjang selanjutnya kelas VII untuk SMP dan IX untuk SMA. Bekti mengatakan bahwa tujuan diadakan screening ini untuk mengetahui kesehatan siswa sehingga dapat ditindak lanjuti. “Screening yang dipantau adalah gigi, telinga, mata, riwayat penyakit dan berat badan serta tinggi badan,” tambah Bekti.


 


Petugas Puskesmas memeriksa kesehatan gigi, telinga,  mata serta menimbang  berat badan dan tinggi badan kelas 1. Setelah diperiksa, petugas Puskesmas memberikan rujukan kepada siswa yang terdeteksi terkena penyakit untuk diserahkan ke orang tua siswa agar menindaklanjuti memeriksakan kesehatan anaknya di Puskesmas 1 Kokap. MI Ma’arif Sangon kelas 1 sebanyak 16 siswa yang mendapat rujukan untuk memeriksakan lagi ada 8 siswa diantaranya untuk rujukan gigi ada 4 siswa dan rujukan telinga ada 4 siswa.


 


“Saya sangat senang kelas 1 mendapat pemeriksaan screening ini, karena dengan pemeriksaan ini orang tua akan memperhatikan anak-anaknya tertutama dalam belajar siswa,” kata Sri Wunarsih sebagai guru kelas 1.


 


Kepala Madrasah, Rohadi menuturkan bahwa dengan adanya screening kesehatan ini tanda-tanda atau jenis penyakit akan terdeteksi sejak dini sehingga pihak sekolah/madrasah maupun orang tua siswa akan segera mengantisipasi untuk selalu memeriksakan kesehatan agar penyakitnya tidak semakin parah. “Apabila warga sekolah/madrasah sehat semua pekerjaan akan dapat terselesaikan dengan baik,” tambah Rohadi. (dyh)

Bagikan Artikel