Peringatan Hari Olahraga Nasional dan Penyuluhan Narkoba di MTs Negeri 10 Sleman
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-09-09 -|- 03:50:00
oleh mtsn10sleman

 


Sleman (MTsN 10 Sleman) – Dalam rangka memperingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas) 9 September, MTs Negeri 10 Sleman mengadakan dua kegiatan, diantaranya  jalan santai sejauh kurang lebih 8 km yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru dan pegawai serta penyuluhan tentang Bahaya Narkoba bagi peserta didik. Acara Haornas dibuka oleh Kepala MTs Negeri 10 Sleman, Drs. Busyroni Majid, M.Si. “Jagalah nama baik madrasah dan jagalah kesehatan karena dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat”, tutur Busyroni Majid dalam sambutannya.


Setelah kegiatan jalan santai, peserta didik mendapat penyuluhan Narkoba yang diisi oleh Irindra Septy Wahyu dari BNN Kabupaten Sleman. Penyuluhan Narkoba tersebut dimaksudkan untuk membekali peserta didik agar dapat menghindarkan diri dari bahaya kronis narkoba. Saat ini Indonesia sedang dalam keadaan darurat narkoba. Oleh karena itu, madrasah sebagai lembaga pendidikan perlu turun tangan untuk memberikan pembekalan pada peserta diri agar mereka dapat mencegah dan terhindar dari bahaya narkoba.


Berdasarkan efek yang ditimbulkan, narkoba dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : stimulan, depresan, dan halusinasi halusinogen. Narkoba dapat menimbulkan beberapa bahaya, antara lain : merusak jaringan otak, merusak organ tubuh dari kepala hingga kaki, menyebabkan gangguan psikis atau kejiwaan, menyebabkan overdosis dan kematian, serta menyebabkan sakaw (gejala putus obat).


Seseorang tergoda menggunakan narkoba dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: faktor kemudahan memperoleh narkoba, faktor lingkungan, dan faktor keluarga. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari narkoba, yaitu: 1) Berhati-hati dalam menerima pemberian yang gratis baik berupa makanan atau benda – benda yang lain; 2) Selektif dalam memilih teman dan pergaulan; 3) Segera mencari solusi untuk menyelesaikan masalah yang dialami baik antar teman, guru ataupun dengan keluarga; 4) Rajin belajar untuk mencapai prestasi yang terbaik; dan 5) Berani berkata tidak untuk narkoba.


Diharapkan dari kegiatan Haornas ini, peserta didik di madrasah yang merupakan generasi muda dapat menjadi pemimpin sukses di masa depan. Diakhir acara penyuluhan Bahaya Narkoba, Irindra Septy Wahyu berpesan pada peserta didik “Narkoba itu cukup untuk dikenal tapi tidak untuk dicoba. Jadilah generasi muda yang luar biasa tanpa narkoba”. (eva/ika)

Bagikan Artikel