Pengendalian Rubella pada Siswa, MAN 3 Bantul Gandeng Puskesmas Pleret
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-09-13 -|- 09:08:00
oleh man3bantul

Bantul (MAN 3 Bantul) – Rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan. Sedangkan imunisasi Measles Rubella (MR) adalah suatu upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan < 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Imunisasi ini sifatnya wajib dan tidak memerlukan individual informed consert. Demikian keterangan yang disampaikan Koordinator Program Imunisasi dari Puskesmas Pleret Bantul Sutarni Djufri S ST saat hadir di MAN 3 Bantul.


Kehadiran Tarnie bersama tim dari Pukesmas Pleret di madrasah bertujuan untuk mengadakan imunisasi MR bagi siswa dibawah usia 16 tahun yang belum pernah mendapatan imunisasi MR tersebut. “Program ini kami laksanakan untuk seluruh sekolah dan madrasah yang ada di lingkungan Pleret dan bagi siswa yang berumur 16 tahun kebawah, ” ujar Tarnie. Dalam kesempatan tersebut 175 siswa MAN 3 Bantul mengikuti imunisasi yang dilaksanakan oleh dokter Puskesmas yakni dr Santoso Hardoyo bersama tim pelaksana serta dibantu petugas UKS madrasah M. Nua’im SPd,  Senin 11/9 di ruang UKS madrasah.


Kepala madrasah Ali Asmu’i SAg MPd mengapresiasi pelaksanaan imunisasi tersebut. Menurutnya dengan imunisasi diharapkan siswa madrasah menjadi sehat dan terhindar dari virus rubella tersebut. “Tindakan pencegahan dan perlindungan siswa terhadap rubella sangat tepat mengingat usia mereka juga rentan terhadap serangan rubella. Terlebih dengan penyampaian sosialisasi tentang manfaat imunisasi dari Puskesmas tentunya sangat bermanfaat bagi siswa,” tegas Ali.


Senada dengan kepala madrasah, koordinator UKS M. Nua’im SPd juga menyampaikan pelaksanaan imunisasi tersbut merupakan realisasi kerjasama madrasah dengan Puskesmas Pleret. Kerjasama diantara keduanya sudah berlangsung cukup lama dan mencakup berbagai kegiatan diantaranya pemeriksaan rutin, pengobatan dan juga pelaksanaan imunisasi sebagaimana dilakukan saat ini. “Semoga dengan kerjasama ini akan menjadikan civitas semakin sehat dan juga terselenggara kegiatan lain yang mendukung pencapaian madrasah sehat,” pungkas Nua’im saat ditemui di akhir pelaksanaan imunisasi. (lif)

Bagikan Artikel