Monica Siswi MTs Yapi Pakem Sleman: Anak Penjual Kopi Keliling, Siap Terbang ke Kanada
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-10-13 -|- 10:33:00
oleh adminsuper

Yogyakarta (Inmas DIY)—Salah seorang siswi MTs Yapi Sleman, Monica (15) berkesempatan menjadi pembicara dalam The World Health Organization (WHO) 8th Millestone of Global Campaign for Violance Prevention di Ottawa, Kanada tanggal 19-20 Oktober 2017 mendatang. Kepastian ini didapat Humas Kemenag DIY dari Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY Nadhif, Jumat (13/10) pagi. Bahkan pihaknya kemarin sudah mendatangi langsung Monica di madrasah yang terletak di dusun Labasan, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta


“Benar Monica adalah siswa MTs Yapi dan tinggal di sebuah asrama,” kata Nadhif. Monica, menurut Nadhif, berhasil memperoleh kesempatan terbang ke Kanada usai memenangkan sebuah lomba penulisan esai yang diadakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang merupakan bagian dari organisasi Save The Children di Indonesia.


Kisah keberhasilan Monica ini menjadi viral dalam beberapa waktu terakhir lantaran ia memiliki seorang ibu yang kini hidup tanpa memiliki rumah di kawasan Kramat, Jakarta Pusat dan merupakan salah satu korban penggusuran. “Ibunda dari Monica adalah penjual kopi keliling di Jakarta,” tutur Nadhif.


Dalam forum WHO di Kanada tersebut Monica akan membacakan hasil tulisannya mengenai perilaku kekerasan yang diterima anak-anak baik selama berada di dalam maupun di luar asrama miliki yayasan sosial. "Ia akan ceritakan pengalamannya menghadapi kekerasan, lebih kepada perspektif anak tentang kekerasan, bagaimana ia menemukan itu di dalam dan di luar panti sebagai upaya penanganan kekerasan terhadap anak di dunia. Ia juga akan sampaikan kondisi keluarganya seperti yang ia tulis di dalam esai," terang Nadhif sembari menambahkan pagi ini Monica telah berangkat ke Jakarta sebelum pada waktunya nanti terbang selama 25 jam ke Kanada. (bap/diolah dari berbagai sumber)


 

Bagikan Artikel