MAN 5 Sleman Gelar Pemilos
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-10-13 -|- 03:15:00
oleh man5sleman

Sleman (MAN 5 Sleman) -  Pendidikan politik bagi setiap siswa sebagai pelajar menjadi suatu kewajiban, karena pelajar inilah yang akan segera memiliki hak pilih sebagai calon pemilih pemula dalam perhelatan pesta demokrasi yang akan datang. Untuk mewujudkan pendidikan polotik tersebut MAN 5 Sleman menggelar Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) dengan menampilkan dua kandidat calon ketua OSIS dan wakilnya.


Pasangan nomor urut 1 yaitu Nanda Nurul Huda (XI IPS3) dengan Mutia Nazula Pinta Karima (X IPA2) dan pasangan nomor urut 2 Rismita Lestari Kabieru (XI IPS2) dengan Pramudya Singgih (X IPS2). Sepekan Sebelum pemungutan suara terlebih dahulu diadakan orasi dan debat kandidat ketua OSIS untuk menyampaikan visi dan misi serta program kerjanya, yang dilaksanakan di Aula madrasah setempat. Setelah melalui proses pemungutan suara, Kamis (12/10), maka Nanda Nurul Huda berhasil mengumpulkan suara terbanyak 383 suara dan mengungguli pesaingnya Rismita Lestari Kabieru yang mendapat 152 suara dan 64 suara dinyatakan gugur. Dengan demikian Nanda Nurul  Huda terpilih menjadi ketua OSIS MAN 5 Sleman periode 2018/2019.


Kepala MAN 5 Sleman, Drs. H. Rahmat Mizan, MA, menyampaikan pemilos merupakan sarana pembelajaran demokrasi bagi siswa dan kedepannya diharapkan siswa dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar pada setiap pesta demokrasi. “Semoga ketua OSIS terpilih dapat menjalankan visi dan misi serta progran kerja yang telah disampaikan dalam orasi dan debat kandidat ketua OSIS sehingga dapat membawa kemajuan bagi MAN 5 Sleman,” harap Rahmat Mizan


Mardiyanti, S.Pd selaku Waka Kesiswaan didampingi Intarni Kunlistiyani, S.Pd menjelaskan bahwa pemilos ini diikuti oleh seluruh siswa, guru dan karyawan. Berbagai proses tahapan, mulai dari penjaringan bakal calon, penyampaian visi misi dan kapanye diberikan kepada para bakal calon ketua OSIS. Proses pemilos juga layaknya pelaksanaan pemilu dengan melalui tahapan-tahapan dan tata cara yang hampir sama. “Pemilos kami kemas sedemikan rupa seperti layaknya pemilihan umum, setiap pemilih kami beri kartu suara untuk memilih sesuai dengan pilihannya masing-masing. Hal ini diharapkan nanti siswa benar-benar paham tentang pemilu sebagai pesta demokrasi untuk memilih pemimpin secara langsung” ujar  Mardiyanti.


Sementara itu salah seorang siswa mengatakan, pemilos ini memberikan wawasan yang bermanfaat, terutama tentang tahapan-tahapan dan seluk beluk pelaksanaan pemilihan umum. “Setidaknya kami tahu bagaimana tata cara penggunaan hak pilih yang baik dan benar,” terang  Annisa Eka Nabila siswa kelas X IPS1 MAN 5 Sleman. (tmr)

Bagikan Artikel