Mahasiswa Terkesan Magang di MAN 1 Sleman
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-11-15 -|- 11:47:00
oleh man1sleman



Sleman (MAN 1 Sleman) – Kehadiran mahasiswa saat Magang dan Pengenalan Persekolahan sangat membantu dan turut mewarnai madrasah.  Selama di madrasah mahasiswa praktek untuk membuat persiapan administasi serta mengajar di kelas.  “Guru pun bisa mendapat misalnya power point, alat atau  media pembelajaran.  Mahasiswa kita libatkan dalam berbagai kegiatan madrasah, ini diharapkan mampu membekali mahasiswa jika kelak berkiprah di masyarakat,” terang Musahir wakil kepala urusan kurikulum saat pelepasan mahasiswa magang dan praktek Selasa (15/11).


            “Apa yang diperoleh dimadrasah bisa kembangkan, hal yang belum baik bisa disampaikan untuk perbaikan.  Mahasiswa pun bisa memberikan kritik saran dan masukan kepada madrasah untuk perbaikan.  Kita juga sampaikan terima kasih atas diberinya kepercayaan membimbing mahasiswa,” kata Drs H Ulul Ajib MPd saat menyerahkan kembali mahasiswa kepada pihak kampus.


Pengenalan Lapangan Terbimbing diikuti 21 mhs UNY dan  11  mahasiwa Magang 3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta selama dua bulan.          


            “Program magang dan PLT ternyata memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.  Mahasiswa bisa memperoleh pengalaman baru dan pihak kampus pun memperoleh informasi baru seperti perubahan nama dari PLT menjadi PLP, pengenalan lapangan persekolahan,” papar Yuli Kuswandari dosen pembimbing lapangan dari UIN Sunan Kalijaga.  Ada hal yang tidak diberikan di kampus, seperti pelaksanaan Ujian Tengah Semester, penyiapan alat evaluasi serta program lain seperti piket simpatik, pengelolaan perpustakaan.  Atas semua pengalaman yang diberikan, pihak kampus menyampaikan terima kasihnya, lanjut Yuli. 


Alhamdulillah dari awal higga penarikan, kami merasa senang.  Banyak pengalaman mengajar dan ada tantangan tersendiri.  Ketika melihat anak didik, kami merasa ada ketentraman.  Terima kasih atas diberi kesemampatan untuk magang,” kata Suryo, salah satu mahasiswa.  “Melalui praktek dan magang pun bisa ditemui banyak siswa dengan berbagai karakter.  Kami belajar bagaimana memahami perilaku siswa.  Mohon juga perlu kita jalin silaturahim khususwa dalam bidang pendidikan,” kesan Fauzi. (eds) 


Bagikan Artikel