Kakankemenag Bantul Beri Pembekalan 963 Calhaj 2018 Agar Melakukan L5 T4
Kategori Berita | Diposting pada : 13 Februari 2018 | 14:05 WIB
oleh kankemenagbantul

Bantul (Kankemenag) – Sejumlah 963 Jamaah Calon Haji Kabupaten Bantul tahun 2018 ikuti ta’aruf dan pembekalan ibadah haji yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Bantul bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Selasa (13/2/2018) bertempat di Masjid Agung Manunggal Bantul.


 


Hadir Wakil Bupati Bantul, Forkompinda, Pengurus IPHI dan Pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) serta jajaran Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pemda Bantul. Bupati Bantul dalam sambutannya yang dibacakan H. Abdul Halim Muslih mengemukakan melalui ta’aruf ini akan memberikan bekal pengetahuan serta pemahaman kepada jamaah calon haji dalam menunaikan ibadah nantinya.


 


“Sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk menyempurnakan rukun Islam dengan menunaikan ibadah Haji. Agar ibadah dapat dijalankan dengan baik dan benar maka perlu ilmu yang cukup, karena amal tanpa ilmu ibadah kurang sempura. Untuk itu jamaah haji perlu mengetahui dan memahami rukun, wajib, dan sunah-sunah dalam menunaikan haji”, ungkap Abdul Halim Muslih.


 


Selaku narasumber Kepala Kantor Kemenag Bantul Drs. H. Buchori Muslim, M.Pd.I berpesan kepada jamaah agar mempersiapkan mental spiritual dengan melakukan L5, yakni Luruskan niat, Lepaskan status sosial, Lepaskan rasa takut, Lincah dalam ibadah dan Luapkan rasa syukur, serta T4 Taqwa, Tawakal, Tasamuh, dan Tabah.


 


Selanjutnya jamaah agar mengikuti seluruh proses dan pentahapan yang telah diprogramkan pemerintah dari penentuan quota, pengumpulan lembar merah setoran awal, pemberkasan paspor, pemeriksaan kesehatan, pembuatan paspor, pelunasan, bimbingan, pengkloteran, pemantapan kloter, pemberangkatan, serta pemulangan.


 


Disampaikan pula materi tentang Istithaah Kesehatan Haji oleh dr. H. Karmijono Pontjo dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dan Kelayakan terbang jamaah, penggunaan fasilitas di pesawat serta keselamatan penerbangan oleh dr. Wisnu Wardani dari Kator Kesehatan Pelabuhan (KKP) Yogyakarta. (Jojo)

Bagikan Artikel