Jarang Terjadi, Hilal Terlihat dari POB Syech Bela-Belu
Kategori Berita | Diposting pada : 14 Juni 2018 | 21:27 WIB
oleh adminsuper

Bantul (Inmas DIY) – Setelah puluhan tahun sulit melihat hilal dari Pos Obsevasi Bulan (POB) Syech Bela-belu Parangkusumo Bantul, akhirnya Badan Hisab dan Rukyat (BHR) DIY berhasil menyaksikan hilal secara langsung, Kamis (14/6). Setidaknya ada lima orang yang mengaku melihat hilal secara langsung dengan mata telanjang. Satu di antaranya merupakan pegawai BMKG DIY.


Proses rukyatul hilal nyaris tanpa hasil karena mendekati waktu magrib langit tertutup awan. Teleskop yang dikendalikan secara otomatis dengan aplikasi tidak bisa mencapai titik yang diinginkan. Sementara laporan dari beberapa titik pengamatan hilal di wilayah Indonesia timur sudah melaporkan terlihatnya hilal. Saat proses hampir tidak bisa mengamati hilal karena terhalang awan, seorang ahli rukyat dari Nganjuk, Aidil Akbar berhasil melihat hilal dengan mata telanjang.


Keberhasilan Aidil diikuti oleh dua orang pengamat dari Magelang, satu orang dari Ponpes Ngruki serta satu pegawai BMKG DIY. Kelima orang tersebut kemudian diambil sumpahnya dan akan dijadikan laporan sebagai bahan sidang itsbat di Jakarta. Masing-masing melihat hilal antara pukul 17.30 WIB – 17.40 WIB.


Persitiwa terlihatnya hilal dari POB Syech Bela-belu Parangkusuma terbilang sesuatu yang langka. Kepala Kanwil Kemenag DIY, Drs. HM. Lutfi Hamid, M.Ag. bahkan menyebut sudah puluhan tahun lalu. “Seingat saya terakhir terlihat saat saya masih menjadi mahasiswa,” jelas Lutfi.


Baca juga : Awal Syawal Bersamaan, Kakanwil Sebut Saatnya Menuju Rekonsiliasi Lintas Mahzab


Selain dihadiri Kakanwil Kemenag, tampak pula Kepala BMKG Pusat, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, Ph.D., Kepala Bidang Urais, Drs. H. Nur Abadi, M.A., Anggota BHR DIY, pegawai BMKG, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, komunitas Jogja Astro Club, serta perwakilan ormas dan pondok pesantren. [eko]

Bagikan Artikel