Isra’ Mi’raj di Manembayo Teladani Sejarah Perintah Shalat
Kategori Berita | Diposting pada : 15 April 2019 | 10:45 WIB
oleh man4bantul

Bantul (MAN 4 Bantul) - Isra Mi’raj merupakan peristia perjalan penting Nabi Muhammad SAW. Dalam Isra’ Nabi Muhammad diberangkatkan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram  hingga Masjidil Aqsha. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Umat Islam selalu memperingati peristiwa tersebut setiap tahun sebagai refleksi sejarah disyariatkannya shalat lima waktu.


Pada hari Rabu (10/04) MAN 4 Bantul Yogyakarta (Manembayo) mengadakan kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) berupa Isra’ Mi’raj. Acara di mushala Manembayo di kordinir oleh OSIS Ibnu Sina dan Rohis. Peserta PHBI adalah seluruh warga Manembayo baik guru, pegawa, maupun peserta didik. Panitia menunjuk Ustadz Faisal Padang dari Pondok pesantren Darul Mushlihin sebagai penceramah peringatan Isra’ Mi’raj di Manembayo. Ia menjelaskan bagaimana sejak perjalan itu Nabi mendapat perintah untuk  melakukan shalat. “Memperingati Isra’ Mi’raj berarti memperingati sejarah lahirnya perintah shalat,” ujar Faisal.


Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj di Manembayo berjalan Khidmat. Acara berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB yang diakhiri dengan shalat dhuhur berjamaah. Sesudah acara para peserta didik Manembayo kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa sampai pukul 14.30 WIB. (uun) 

Bagikan Artikel