Imam Bukhori Kasi Kurev Kemenag Pusat Berikan Motivasi Siswa MAPK MAN 1 Yogyakarta
Kategori Berita | Diposting pada : 09 November 2018 | 14:22 WIB
oleh man1yk

Yogyakarta(MAN 1 YK)—Keberkahan dan kebermanfaatan ilmu harus diutamakan oleh pencari ilmu dari pada sekedar  mencari kepintaran dan kepandaian tetapi tidak membawa berkah dan manfaat di masyarakat. 


Hal tersebut diungkapkan Kasi Kurikulum Evaluasi(Kurev) MI dan MTs Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama Dr.Imam Bukhori, M.Pd. saat memberi motivasi para siswa MAPK MAN 1 Yogyakarta, Jumat(9/11) usai sholat Subuh, di Masjid Al-Hakim lantai 2.


Menurut Imam, kebermanfaatan ilmu dan keberkahannya itu dicapai dengan  dua cara. Pertama, memuliakan orang tua, dalam hal ini adalah guru.  Kedua, menghormati majelis ilmu.  Dikatakan, seorang siswa harus percaya dan yakin terhadap lembaga pendidikan tempat ia menuntut ilmu.  Lembaga itu dapat mengantarkannya mencapai cita-citanya.


“Kalau rasa hormat dan kepercayaan kalian terhadap guru dan madrasah berkurang, itu merupakan suatu penyakit, yang kalian harus banyak ber-istighfar,”ujarnya.


Idzil fataa hasba I’tiqadihi rufi’, wa kullu man lam ya’taqid lam yantafi’(Ketinggian derajat pemuda tergantung pada keyakinannya. Setiap orang yang tidak mempunyai keyakinan, maka ia tidaka akan ada gunanya),"ujarnya lagi.


Selain itu lanjut Imam, setiap siswa harus mempunyai cita-cita yang kongkrit dan jelas, serta fokus untuk mencapainya. “Kalau cita-cita kalian sudah jelas, maka segala potensi, waktu, kekuatan akan digunakan untuk menggapai cita-cita itu,”ungkapnya.


Hadir pula dalam kesempatan ini, Wakil Kepala MAN 1 Yogyakarta Bidang Keagamaan  Suyanto, M.Pd, beserta Pengelola MAPK  Jember, MAPK  Jombang, dan MAPK Martapura, serta seluruh Pembina harian MAPK  Yogyakarta.


Suyanto menyambut baik kegiatan ini, dikatakan para Pembina MAPK mempunyai cita-cita, kelak sepuluh tahun yang akan datang, para siswa MAPK ini dapat mewarnai dan bermanfaat bagi Indonesia. “Boleh jadi kami nanti, tidak menyaksikan keberhasilan kalian,”tuturnya.  


Tandasnya, kementerian agama dalam hal ini telah menyemai para kader ulama yang moderat, mempunyai ilmu keagamaan yang mendalam dan berkarakter mulia, serta mempunyai jiwa nasionalisme yang kuat. (dzl)


 

Bagikan Artikel