Ayo saksikan!, Sharing Siswa MAN 1 Yogya Peraih Juara 1 Short Movie di TVRI Jogja
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-10-12 -|- 08:42:00
oleh man1yk

Yogyakarta (MAN 1 YK)- Siswa MAN 1 Yogya Peraih Juara 1 Lomba Short Movie Monaco akan di tampil di TVRI Jogja, Jumat(13/10) besok, pukul 17.30 WIB. Atas kreatifitas dan prestasi yang diraih, mereka diundang dalam acara “Sosialika” TVRI Jogja untuk berbagi pengalaman pada acara tersebut.  Mereka adalah Fatmasari Mudzakkir (sutradara) bersama tiga temannya, yakni Ridwan Permana, Zahra Amalia Sabari, dan Muyassar Farras Jibran. 


Fatmasari Mudzakkir yang akrab disapa Ima itu, bersama teman-temannya berhasil meraih Juara 1 dalam  lomba pembuatan Short Movie dalam Moehi National Competition(Monaco) 2017, Ahad(3/9) bulan lalu,  yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Jalan Gotongroyong II, Karangwaru, Tegalrejo, Kota Yogyakarta.


Short Movie karya Ima berhasil terpilih menjadi terbaik dalam kompetisi ini, setelah bersaing dengan 7 utusan SMA lainnya nasional.  Adapun tiga film terbaik dalam perlombaan ini, yaitu “Keyla” karya Ima asal MAN 1 Yogyakarta meraih juara 1, “Raket” karya siswa SMA Sciense Plus Baitul Quran meraih juara 2, kemudian “Serpoteh” karya siswa   SMAN Situbondo meraih juara 3.


Tutur Ima, film pendek karyanya mengandung pesan moral, yaitu bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan tidak menjadi beban orang lain atau bahkan menambah masalah baru.


Saat dihubungi, Ima menuturkan, ia merasa senang terhadap apresiasi TVRI Jogja yang telah mengundangnya untuk berbagi pengalaman kepada para pemirsa, khususnya kaum pelajar dalam menggunakan waktu dengan kegiatan positif, seperti yang dilakukannya.  Selain itu, gadis berparas cantik itu juga berharap  apresiasi tersebut, bisa menjadikannya lebih bersemangat lagi untuk berkarya.


Sementara Itu Wakil Kepala MAN 1 Yogyakarta Bidang Humas Hartiningsih, M.Pd mengungkapkan, prestasi para siswanya tersebut sangat membanggakan. Pasalnya, mereka di madrasah tidak hanya belajar ilmu agama saja, akan tetapi mereka telah mampu menunjukkan kreatifitas dan prestasi di bidang lain.


Menurut Aning, sapaan akrabnya, keberhasilan sebuah pendidikan justru terletak pada kemampuan membimbing siswa untuk menemukan potensi dirinya dan memotivasinya untuk terus mengembangkan potensi tersebut, hingga mendapatkan prestasi yang membanggakan.


“Potensi siswa jangan sampai berhenti disini tapi terus diolah untuk menghasilkan karya-karya lainnya yang berkualitas,”pintanya. (dzl)

Bagikan Artikel