Kamis, 20 April 2017, 11:29

Kasi PonPes Kanwil Kemenag DIY Tinjau Persiapan MAN 3 Bantul Sebagai Ajang Seleksi PBSB 2017

Kasi Ponpes Kanwil Kemenag DIY Tinjau Persiapan Awal Penyelenggaraan Seleksi PBSB 2017 di MAN 3 Bantul, Rabu (19/4)

Bantul (MAN 3 Bantul) - Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) adalah sebuah upaya untuk mempercepat ketertinggalan lembaga pendidikan pondok pesantren di bidang sains dan teknologi, dan tentu saja untuk penguatan tafaqquhfiddin. Alumnus program ini diharapkan menjadi pionir pemberdayaan masyarakat di lingkungan pondok pesantren. PBSB untuk pertama kalinya dimulai pada tahun 2005 yang bermitra dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Berkaitan dengan pelaksanaan PBSB tahun 2017 khususnya seleksi di tingkat DIY dan sekitarnya, Kanwil Kemenag DIY menunjuk MAN 3 Bantul sebagai ajang seleksi melalui CBT . Dengan penunjukan tersebut menjadikan MAN 3 Bantul mulai berbenah mengingat seleksi direncanakan Rabu-Rabu (17-24/5). Kasi Pondok Pesantren Kanwil Kemenag DIY bidang Pakis H Fathurrohim SAg bersama tim yang berkesempatan meninjau persiapan awal dan diterima langsung oleh kepala madrasah Ali Asmui SAg MPd di ruang kerjanya Rabu (19/4) menyampaikan kerjasama tersebut diharapkan akan terus berlanjut ditahun tahun mendatang.

Dalam sambutan penerimaan Ali menyampakan rasa syukur dan gembira atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 3 sebagai ajang kegiatan seleksi tersebut. "Meskipun ini baru pertama kalinya kita ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan program PBSB namun kami berusaha untuk memempersiapkan sebaik mungkin sehingga pelaksanaan kegiatan akan lancar dan sukses," tegas Ali.

Dalam kesempatan tersebut Ali juga mengusulkan pada Direktorat Ponpes agar tahun depan siswa yang sekolah di madrasah di luar Pondok Pesantren juga diberi kesempatan yang sama untuk bisa mengikuti seleksi PBSB. "Dengan diberikannya kesempatan yang sama bagi siswa yang belajar di MA diluar Pondok Pesantren tentunya akan membuka peluang bagi santri untuk bisa meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi lagi dan bisa meraih cita cita yang nantinya akan sangat berguna untuk kemaslahatan bersama," ungkapnya.

Sementara itu menurut Fathurrohim penunjukan MAN3 Bantul sebagai ajang seleksi adalah dikarenakan letak geografis madrasah yang berada di lingkungan pondok pesantren sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam PBSB yakni pemberian beasiswa berbasis Pondok Pesantren. "Penunjukan madrasah sebagai tempat seleksi tahun ini merupakan gagasan pertama kali mengingat tahun tahun sebelumnya dilaksanakan di perguruan tinggi dan tahun 2016 kemarin di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Semoga dengan penyelenggaraan di madrasah akan menjadi lebih efektif," pungkas Fathurrohim. (lif)

Berita Lainnya
Jumat, 28 April 2017, 17:49

Tim Futsal MAN 3 Bantul Juara di STTKD CUP 2017

Jumat, 28 April 2017, 15:29

Siswa MAN 1 Sleman Produksi Film Dokumenter

Jumat, 28 April 2017, 10:19

Komunitas Ropaji MAN 4 Bantul Tandai Akhir Studi dengan Outbond Darling

Kamis, 27 April 2017, 14:33

MAN 4 Bantul Lolos Menuju Babak Final LKTI Kemenag 2017

Kamis, 27 April 2017, 07:46

Rombongan Diklat Pim III Kemenag RI Kunjungi MAN 1 Yogyakarta