Selasa, 4 Mei 2010, 11:00 –
DIRJEN HAJI LOUNCHING SISKOHAT ONLINE

Menghadapi perkembangan teknologi yang semakin canggih, hendaknya dapat dimanfaatkan oleh Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji. Dengan dilounchingnya SISKOHAT di tingkat Kantor kemenag Kab/Kota se-Provinsi DIY secara online diharapkan pelayanan pendaftaran dapat dilakukan lebih cepat, nyaman dan aman. Demikian petikan sambutan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI dalam acara Lounching SISKOHAT di Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Selasa (04/05/10).Diungkapkan lebih lanjut bahwa dua kendala utama yang dihadapi dalam penyelengaraan ibadah haji yakni: Pertama; Jamaah Haji Indonesia adalah jamaah terjauh dan terbesar di dunia yakni 211.000 jamaah. Dengan banyaknya jamaah maka memerlukan manajemen dan metode penanganan yang tepat. Kedua; Pelaksanaan ibadah haji berada di wilayah negara yang berdaulat, hal ini mengakibatkan sebagai tamu kita harus tunduk dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Dilaporkan pula bahwa untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini Kementerian Agama telah berhasil menyelesaikan penandatanganan sewa pemondokan sebesar 99,30% dengan perincian Ring I (jarak 2000 m ke Masjidilharam) sebanyak 119.895 jamaah dan sebanyak 196.835 berada di Ring II. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kakanwil Kemenag Provinsi DIY Drs. H. Afandi, M.Pd.I., Sekda Provinsi DIY diwakili Kepala Dinas Sosial dr. Sarminto, M.Kes. Kakanwil melaporkan bahwa untuk Provinsi DIY sampai hari Senin (03/05/10) pukul 15.00 WIB, total waiting list untuk tahun 2015 tinggal 1.390 jamaah. Sedangkan dr. Sarminto, M.Kes dalam sambutanya menyambut baik penerapan SISKOHAT ONLINE di Provinsi DIY sehingga pelayanan pendaftaran ibdah haji menjadi lebih singkat dan cepat. Drs. Cepy Supriyatna menampiakan bahwa Proivinsi DIY merupakan provinsi ke 8 dalam penerapan SISKOHAT ONLINE. Labih lanjut dijelaskan bahwa setelah diterapkanya sistem ini pendaftaran haji mulai entry dan pengambilan foto serta sidik jari di pusatkan di Kantor Kemenag Kab/Kota, sedangkan bank penerima BPIH hanya tempat untuk setor uang muka.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.923470 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 1220077
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.