Selasa, 16 Oktober 2012, 09:06 –
PEMILIHAN PENYULUH TELADAN TK. NASIONAL

Sudah menjadi agenda rutin tahunan, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam khususnya dibawah Direktur Penerangan Agama Islam, pada tanggal 9 – 13 Oktober 2012 menyelenggarakan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional. Tahun ini kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan ke 4, dimulai sejak tahun 2009.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pembukaan dan rangkaian kegiatan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Tingkat Nasional diselenggarakan di hotel, tahun ini pembukaan kegiatan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama RI di Jl. Thamrin 6 Jakarta dan dihadiri oleh Menteri Agama, Surya Dharma Ali. Upacara pembukaan juga terasa lebih semarak mengingat adanya agenda lain yang diselenggarakan secara bersamaan yaitu bertepatan dengan penutupan/pelepasan peserta Muhibah Dai MABIMS, yang tahun 2012 ini diselenggarakan di Indonesia.

Dalam sambutan dan pengarahannya, Menteri Agama menenkankan pentingnya dakwah oleh Penyuluh Agama dan para Dai yang bertema Islam Rahmatan Lil Alamin. Hal ini menjadi sangat perlu diprioritaskan karena saat ini umat Islam, khususnya Kementerian Agama tengah berhadapan dengan berbagai isu baik yang mengarah pada radikalisme maupun maraknya berbagai aliran yang menyimpang dari ajaran Islam yang sesungguhnya. Disamping radikalisme dan aliran sesat, ditengarai saat ini Islamophobia juga mulai gencar menyerang masyarakat di berbagai belahan dunia, terbukti dengan munculnya karikatur atau film yang melecehkan Nabi atau agama Islam.

Di akhir sambutannya, Menteri Agama menyatakan bahwa tugas Dai dan Penyuluh Agama Islam adalah mengeliminir pandangan negatif tersebut, sehingga pandangan positif tentang Islam yang sesungguhnya dapat dimunculkan. Disamping Menteri Agama, para delegasi perwakilan Negara MABIMS juga ikut menyampaikan sambutan dan kesan-kesan mereka selama mengikuti kegiatan Muhibah Dai MABIMS di Indonesia.

Terlepas dari acara pembukaan, kegiatan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Tingkat Nasional tahun 2012 ini diselenggarakan di Hotel Jayakarta, Jl. Hayam Wuruk No. 126 Jakarta. Secara umum, kegiatan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional tahun 2012 ini mengalami banyak perubahan daripada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dimaksudkan untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik dalam penyelenggaraan kegiatan, misalnya dengan mekanisme penilaian yang lebih transparan. Adalah Sri Sumiyatun, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Bantul yang tahun ini merupakan Penyuluh Agama Islam Teladan Provinsi DIY dan berhasil mewakili DIY sebagai peserta dalam acara ini, berhadapan dengan 32 peserta lain dari seluruh Indonesia. Dengan mengangkat Pengajaran Membaca Al-Qur’an menggunakan Metode Iqro’ di Kampung Citran Desa Jagalan Kecamatan Kotagede, Sri Sumiyatun, S.Ag yang mendapat undian tampil presentasi ke 9 ini, berhasil memukau para dewan juri presentasi, sehingga pada aspek presentasi, peserta dari DIY berhasil menduduki peringkat ke 2. Namun demikian, beberapa kekurangan dan kesalahan persepsi dalam hal penilaian berkas administrasi menjadikan DIY tahun ini berada di peringkat ke 11 dari 33 Provinsi.

Adapun peringkat 6 besar yang berhasil memperoleh predikat kejuaraan adalah sebagai berikut: Jawa Timur, Bangka Belitung, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sumatera Barat dan Jawa Barat. Disamping menjadi ajang kompetisi guna meningkatkan motivasi para penyuluh agama, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dari Kementerian Agama Islam khususya Penerangan Agama Islam dengan para penyuluh agama maupun kepala Seksi Penyuluhan dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini ditutup dan diakhiri pada hari Sabtu tanggal 13 Oktober 2012.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.071509 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 1156453
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.