Senin, 3 September 2012, 10:10 –
799 Calhaj Bantul ikuti Pemantapan Kloter

799 CALHAJ IKUTI PEMANTAPAN KLOTERGuna menjadikan jamaah haji Kabupaten Bantul yang mandiri, tidak bergantung pada pembimbing maupun petugas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Sabtu (1/9) menyelenggarakan pemantapan kelompok terbang (kloter), regu, dan rombongan, bertempat di masjid Agung Manunggal Bantul. Pranata Humas Kantor Kemenag Bantul Ponijo, S.Ag, M.Pd.I melaporkan jamaahcalon haji Kabupaten Bantul yang berangkat tahun ini sejumlah 817, namun di hari terakhir pelunasan (Jumat, 31/8) yang telah melunasi Beaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tercatat sejumlah 799, sementara 1 orang meninggal dunia. Bagi 16 calon haji yang belum melunasi BPIH masih diberi kesempatan pada waktu perpanjangan yang akan ditentukan kemudian.Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Drs. H. Rohyadi, MA menuturkan bahwa pemantapan kloter ini merupakan bimbingan manasik yang terakhir dengan materi pokok, perjalanan ibadah haji, persiapan perbekalan, kesehatan jamaah haji, serta koordinasi regu dan rombongan. Rohyadi menegaskan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya menjadi tanggungjawab panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) maupun petugas, akan tetapi jamaah haji harus turut berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan. “Kunci kesuksesan penyelenggaraan haji, tidak lepas dari kedisiplinan jamaah, yakni disiplin waktu, disiplin barangbawaan, disiplin antri, serta disiplin terhadap aturan yang berlaku.” Tegasnya.Lebih lanjut Rohyadi mengatakan jamaah calon haji DIY terbagi dalam kloter 32-40 yang akan diberangkatkan pertama pada tanggal 29 September 2012, untuk calhaj Kabupaten Bantul masih menunggu pembagian kloter dan jadwal keberangkatan. Calhaj tahun ini dikenai Beaya Penyelengggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar 3617 USD, atau sekitar Rp 34.361.500,00 guna pembiayaan penerbangan, pemondokan (Makkah, Madinah) dan living cost. Setiap jamaah akan mendapat pengembalian/ bagi hasil dari jasa setoran awal (dana optimalisasi) sebesarRp 8.531,550,00 yang dipergunakan untuk membayar beaya di luar BPIH, meliputi beaya selisih akomodasi jamaah di Makkah, Madinah, dan general service fee; beayapelayanan di dalamnegeridan di Arab Saudi,; Beaya operasional penyelenggaraan haji di dalam negeri dan di Arab Saudi; sertasafeguarding. “Jangan salah pengertian, pengembalian dana bukan berupa uang cast, namun diberikan dalam bentuk pelayanan dan akomodasi selama penyelenggaraan haji baik di tanah air maupun di tanahsuci.” jelasRohyadi. Sementara Kepala Kantor Kemenag Bantul Drs. H. Abdul Madjid, MA berpesan kepada jamaah calhaj Kabupaten Bantul, karena keberangkatannya pada gelombang pertama, dari tanah air langsung ke Madinah, jamaah agar menghemat tenaga, “Jangan menghabiskan tenaga saat di Madinah, karena pelaksanaan rukun Haji baru akan dilaksanaan saat di Makkah” tegasMadjid. Pada saat sebelum berangkat jangan sampai menguras energy dengan mengadakan acara pamitan (walimatussafar) pada hari H keberangkatan, karena apabila terlambat jamaah tidak bias masuk Donohudan. “Kami minta jamaah jangan melupakan barang bawaan yang harus selalu dibawa, yaitu paspor, buku kesehatan, gelang identitas, serta living cost. Semoga Allah SWT, senantiasa member kemudahandan keselamatan jamaah calhaj Bantul, serta dapat kembali pulang dengan membawap redikat Haji Mabrur.” Pinta Madjid. (JOJO)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.024458 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 1176650
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.